Tivanusantara – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa berbeda bagi masyarakat Desa Kuwo, Kecamatan Gane Timur Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan. Menjelang perayaan kemerdekaan, cahaya listrik mulai hadir di desa tersebut.
PLN ULP Saketa melakukan penyalaan listrik di Desa Kuwo pada Jumat (14/8). Pada tahap awal, penyalaan dilakukan di tiga rumah ibadah, yakni Gereja Majou Aitau, Gereja Eklesia, dan Gereja Bethel.
Bagi masyarakat Desa Kuwo, hadirnya listrik bukan sekadar menghadirkan penerangan. Cahaya yang menyala menjadi simbol harapan baru bagi warga untuk menjalankan aktivitas keagamaan, sosial dan kehidupan sehari-hari dengan lebih baik.
Penyalaan listrik di tiga rumah ibadah tersebut merupakan bagian dari Program Light Up The Dream PLN dan menjadi langkah awal sebelum layanan listrik secara bertahap diperluas kepada masyarakat umum di Desa Kuwo.
Kehadiran listrik disambut penuh sukacita oleh masyarakat. Warga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada PLN ULP Saketa yang telah menghadirkan listrik di desa mereka, terlebih penyalaan dilakukan menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“Kami masyarakat Desa Kuwo mengucapkan terima kasih kepada PLN ULP Saketa yang telah menghadirkan listrik di desa kami. Ini merupakan hal yang sangat kami syukuri. Dengan adanya listrik, kami berharap aktivitas di rumah ibadah maupun kehidupan masyarakat sehari-hari dapat menjadi lebih baik. Semoga ke depannya seluruh masyarakat Desa Kuwo dapat menikmati layanan listrik,” ungkap salah satu perwakilan warga.
Cahaya yang kini menerangi rumah ibadah membawa harapan agar berbagai aktivitas masyarakat pada malam hari dapat dilakukan dengan lebih nyaman. Kehadiran listrik juga diharapkan dapat mendukung kegiatan pendidikan, sosial, keagamaan hingga aktivitas ekonomi masyarakat.
Manager PLN ULP Saketa, Muhammad Munir, mengatakan penyalaan listrik di Desa Kuwo menjadi momentum penting bagi masyarakat, terutama karena dilakukan menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Penyalaan listrik di Desa Kuwo merupakan bagian dari komitmen PLN untuk terus menghadirkan listrik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami berharap kehadiran listrik ini dapat mendukung aktivitas keagamaan, sosial, pendidikan, dan perekonomian masyarakat Desa Kuwo,” ujarnya.
Ia menambahkan, penyalaan listrik tersebut menjadi bagian dari semangat Terang untuk Negeri, khususnya dalam menghadirkan akses listrik yang lebih luas dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.
Menjelang 17 Agustus, cahaya yang menyala di Desa Kuwo pun memiliki makna tersendiri. Bagi masyarakat, listrik bukan hanya tentang lampu yang menerangi kegelapan, tetapi juga tentang harapan akan kehidupan yang lebih baik.
Dari tiga rumah ibadah yang kini telah terang, warga berharap layanan listrik dapat terus diperluas hingga seluruh masyarakat Desa Kuwo dapat menikmati manfaatnya. (rul)

Tinggalkan Balasan