Tivanusantara – Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Khairun (Unkhair) Ternate resmi meluncurkan program inovatif bertajuk “Santiong Tanpa Sampah Plastik”. Acara peluncuran ini berlangsung pada Rabu (24/6/2026) pukul 16.00 WIT, bertempat di Kantor Lurah Santiong.

Kegiatan ini juga menjadi titik awal rangakaian program KKN dan juga sebagai untuk melibatkan masyarakat dalam program. Program strategis ini dihadiri langsung oleh Lurah Santiong, Sunarto Andili, beserta 12 Ketua Rukun Tetangga (RT) di lingkungan Kelurahan Santiong.

Hadir pula Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Abu Rahmat Ibrahim, S.TP., M.Sc yang mengawal jalannya program pengabdian masyarakat tersebut. Sebagai aksi nyata sejak awal acara, seluruh peserta yang hadir diwajibkan membawa dan menggunakan tumbler (botol minum isi ulang).

Langkah ini diambil sebagai upaya langsung untuk mengurangi penggunaan plastik kemasan sekali pakai selama kegiatan berlangsung.

Dalam kesempatan tersebut, Lurah Santiong, Sunarto Andili, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap inisiatif para mahasiswa KKN Unkhair. Ia menegaskan bahwa program ini sejalan dengan visi kelurahan untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Lurah juga mengimbau seluruh Ketua RT yang hadir agar menjadi motor penggerak di lingkungan masing-masing, sehingga kesadaran mengurangi sampah plastik ini dapat tertanam kuat di tengah masyarakat Santiong secara berkelanjutan.

Program ini dirancang untuk mengatasi permasalahan limbah melalui serangkaian agenda kerja nyata. Beberapa program kerja unggulan yang siap dilaksanakan meliputi: Pelatihan Pembuatan Biopori: Upaya peningkatan resapan air dan pengolahan sampah organik, Sosialisasi Pengelolaan Sampah: Edukasi warga tentang pentingnya pemilahan sampah dari rumah, Workshop Upcycling: Pembuatan gantungan kunci kreatif yang memanfaatkan limbah tutup botol plastik, Produksi Pupuk Cair Organik: Pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi produk bernilai guna bagi tanaman, serta berbagai program kerja pendukung lainnya hingga agenda penutup FUN TRUS.

Melalui kolaborasi erat antara mahasiswa, pihak kelurahan, perangkat RT, dan elemen masyarakat, gerakan “Santiong Tanpa Sampah Plastik” ini diharapkan mampu mengubah perilaku warga agar lebih bijak dalam mengelola sampah harian mereka.

Sementara itu, Koordinator Lapangan KKN Reguler Santiong, M Taufik, berharap program ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat serta menjadi sarana belajar dan berekspresi serta memberi solusi dari mahasiswa. (tan)