Tivanusantara – Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (PP GPI) resmi menunjuk Sadam Hardi untuk menakhodai kepengurusan GPI Provinsi Maluku Utara. Penunjukan mantan Ketua Umum Pelajar Islam Indonesia Maluku Utara (2019-2021) ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) bernomor 037/SK/PP-GPI/VIII/1448-H-2026-M.
Langkah tersebut menandai tonggak sejarah baru sekaligus simbol kebangkitan pemuda Islam di wilayah Indonesia Timur, khususnya di bumi Maluku Utara. Langkah progresif ini diambil langsung oleh Ketua Umum PP GPI Khoirul Amin bersama Sekretaris Jenderal Fery Dermawan, demi membangkitkan Gerakan Pemuda Islam di Maluku Utara.
Penerbitan SK Nomor 037 ini juga lahir sebagai respons cepat atas usulan serta rekomendasi krusial dari Koordinator Wilayah Indonesia Timur dengan nomor surat 003/Korwil-IT/Sek/VII/1448-2026.
Penunjukan Sadam ini dinilai mendesak untuk mengembalikan marwah, eksistensi, dan arah perjuangan Gerakan Pemuda Islam di bumi Moloku Kie Raha dalam rangka membangun kembali kaderisasi kepemimpinan generasi muda dan mengawal pembangunan bangsa di berbagai aspek.
Penerbitan SK 037 ini bukan sekadar pemenuhan aspek legalitas formal. Surat keputusan yang ditandatangani di Jakarta pada 23 Safar 1448 H/7 Agustus 2026 M ini memuat mandat penuh dan tanggung jawab besar bagi Sadam Hardi dan jajarannya.
Langkah penyegaran ini merupakan pengejawantahan langsung dari amanat Keputusan Muktamar XI GPI di Serang, Banten, serta hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Jakarta. Penunjukan Sadam Hardi diharapkan mampu melahirkan fajar baru bagi pergerakan pemuda Islam di Maluku Utara. (tan)

Tinggalkan Balasan