Tivanusantara – Ada satu pertanyaan yang jarang sekali diajukan dalam berbagai perdebatan soal krisis iklim dan kerusakan lingkungan, yaitu: Dimanakah posisi agama untuk semua ini? Diskusi tentang lingkungan hidup paling sering didominasi oleh bahasa-bahasa hukum, ekonomi, maupun kebijakan. Kita jarang sekali bertanya kata agama soal pohon yang ditebang, bahkan sungai yang tercemar. Padahal pertanyaan seperti ini justru menjadi langkah untuk menggerakkan kesadaran ekologis.
Dan untuk menjawab itu, mahasiswa Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate menggelar beberapa rangkaian kegiatan Ekoteologi, yang pertama: Webinar dan Kuliah Tamu yang digelar pada Selasa, 28 juli 2026 di Lab Fakultas Syariah. Kegiatan ini menghadirkan tiga pemateri hebat dan luar biasa, yang membahas isu lingkungan dari berbagai perspektif. Ada Prof. Dr. M.D Jidin, M.Ag yang menjelaskan Ekologis dalam Tafsir Al-Quran, tentu dari sini kita bisa mengetahui bahwa isu lingkungan tidak hanya tentang persoalan ilmiah, tetapi juga memliki landasan teologis dalam ajaran Islam.

Pemateri yang kedua ada Halim Muhammad, S.T.,M.T, yang menjelaskan terkait Krisis Iklim Global Menuju Tata Kelola Lingkungan di Kota Ternate, dan pemateri yang ketiga ada Idayani Sangajisowohy, S.KM, M.Kes yang menjelaskan tentang Dampak Perubahan Ekologi Terhadap Kesehatan Masyarakat dan Solusi Sanitasi Lingkungan. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dan para dosen IAIN Ternate.
Kegiatan yang kedua yaitu: Penanaman Pohon (Green Legacy) di area kampus, yang digelar pada Rabu, 29 Juli 2026. Penanaman pohon ini dilakukan oleh para mahasiswa dan akademisi kampus. Kegiatan ini adalah salah satu bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kelestarian lingkungan. Mahasiswa ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak harus dimulai dari hal yang besar, tetapi bisa dimulai dari langkah kecil serta konkret seperti menanam pohon di lingkungan sekitar.
Kegiatan yang ketiga yaitu: Sosialisasi dan Edukasi bertajuk “Membangun Kesadaran Ekologis Melalui Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan dan Pemberdayaan Masyarakat”.

Kegiatan ini digelar pada Kamis, 30 Juli 2026 bertempat di kantor Camat Ternate Utara. Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa delegasi masyarakat di berbagai kelurahan yang ada di Kecamatan Ternate Utara. Dan tentunya dihadiri juga oleh para dosen fakultas syariah sebagai bentuk supportif mereka terhadap mahasiswanya.
Kegiatan ini juga menghadirkan dua pemateri hebat yaitu ada Muh. Arba’in, Sos., M.Sc dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) yang juga seorang penulis buku (Ekoteologi Moloku Kie Raha). Dalam kegiatan ini, ia menjelaskan tentang “Peran Ekoteologi dalam Membentuk Kesadaran Manusia Terhadap Krisis Lingkungan”. Dan pemateri yang kedua adalah Aida Fitria, S.T, dari Dinas Kesehatan. Ia menjelaskan tentang “Krisis Lingkungan di Kota Ternate dan Dampaknya terhadap Kesehatan Masyarakat”.
Mahasiswa juga melakukan aksi sosial dan berbagi, yaitu: penyaluran paket sembako kepada masyarakat serta kunjungan dan penyerahan bantuan ke Panti Asuhan Al-yatama Kota Ternate, bersama Camat Ternate Utara, serta seluruh panitia kegiatan.
Seluruh rangkaian kegiatan yang diselenggarakan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk menuju perubahan baru untuk pelestarian lingkungan yang lebih baik. Fakultas Syariah juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut membantu dan berkolaborasi dalam menyukseskan kegiatan ini. (red)

Tinggalkan Balasan