Tivanusantara – Kehadiran Basecamp for Orange yang digagas komunitas Markas Batman di Kota Ternate, Maluku Utara, diharapkan menjadi ruang bersama bagi berbagai paguyuban dan komunitas untuk mempererat silaturahmi serta membangun kebersamaan tanpa membedakan latar belakang. Harapan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly, saat menutup turnamen domino dalam rangkaian kegiatan Basecamp for Orange, Sabtu (31/10/2026).
Menurut Rizal, keberadaan ruang berkumpul seperti Basecamp for Orange memiliki arti penting bagi masyarakat karena dapat menjadi wadah interaksi berbagai kelompok, mulai dari paguyuban Jawa, Sumatera hingga komunitas lokal lainnya. Ia menilai, kegiatan tersebut tidak semata-mata menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menghadirkan ruang pertemuan yang mampu memperkuat hubungan sosial dan persaudaraan antarmasyarakat di Kota Ternate. “Saya pikir ruang ini menjadi kebutuhan bagi semua. Ada teman-teman dari paguyuban Jawa, Sumatera, dan komunitas lainnya. Ke depan, pada event-event tertentu, kegiatan seperti ini bisa kita lanjutkan dengan turnamen-turnamen yang berkelanjutan,” ujar Rizal.
Ia berharap Basecamp for Orange dapat terus dikembangkan menjadi ruang kreatif yang terbuka bagi seluruh kelompok masyarakat. Bahkan, Rizal mendorong komunitas Markas Batman agar ke depan menggelar kegiatan dengan skala lebih besar, termasuk memanfaatkan lapangan sebagai lokasi pertemuan dan pelaksanaan berbagai agenda bersama. “Satu mimpi dan harapan saya, Markas Batman harus membuat kegiatan yang lebih besar lagi di lapangan. Intinya, ini sebagai ajang mencari bakat sekaligus ajang bersilaturahmi,” katanya.
Rizal juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan pihak yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut. Ia berharap kebersamaan yang telah terbangun dapat terus dipelihara dan menjadi kekuatan untuk menghadirkan berbagai kegiatan positif di Kota Ternate. “Terima kasih untuk semua yang telah ikut berpartisipasi. Kiranya ini menjadi momentum untuk silaturahmi. Terus berkarya, terus lanjut. Saya akan terus berada di belakang untuk mendukung,” ungkapnya. Sementara itu, Ketua Panitia, Fadly Sibua, menjelaskan bahwa Basecamp for Orange merupakan bagian dari agenda rutin komunitas Markas Batman yang diselenggarakan setiap bulan dengan melibatkan berbagai basecamp.
Kegiatan yang berlangsung pada 28 hingga 31 Oktober 2026 tersebut diikuti sekitar 1.024 peserta. Mereka berasal dari sejumlah basecamp yang tergabung dalam komunitas Markas Batman, yang saat ini memiliki sekitar 48 basecamp di berbagai wilayah.
Menurut Fadly, kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk menjaga hubungan antarpeserta sekaligus memperkuat kebersamaan di lingkungan komunitas. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, panitia juga menggelar turnamen domino dengan total hadiah yang disiapkan mencapai Rp46 juta. Rinciannya, juara pertama memperoleh Rp20 juta, juara kedua Rp10 juta, juara ketiga Rp6 juta, dan juara keempat Rp4 juta. Selain itu, panitia memberikan penghargaan tambahan untuk kategori pasangan berpenampilan terbaik serta peserta tertua. Penghargaan peserta tertua diberikan kepada Haji Zabur dari Basecamp Tudahe yang berusia 81 tahun.
Fadly menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta dan pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap agenda Basecamp for Orange dapat terus berlanjut sebagai ruang mempererat persaudaraan dan membangun solidaritas antarkomunitas di Kota Ternate. Melalui kegiatan ini, Basecamp for Orange diharapkan tidak hanya dikenal sebagai tempat pelaksanaan turnamen domino, tetapi juga berkembang menjadi ruang perjumpaan berbagai paguyuban dan komunitas untuk saling mengenal, memperkuat silaturahmi, serta menjaga kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat. (tan)

Tinggalkan Balasan