Tivanusantara – Yayasan Satu Hati Birrulwalidain Maluku Utara memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, yang dirangkaikan dengan pelaksanaan wisuda untuk 19 santri Rumah Tahfidz Qur’an.

Peserta wisuda telah menyelesaikan belajar Iqra-nya sehingga dianggap layak dan mampu untuk melanjutkan ke kelas Al-Qur’an. Acara tersebut dirangkaikan dengan pelepasan tiga orang murid PAUD Satu Hati untuk angkatan pertama.

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Himo-himo Ternate, Minggu (21/6). Sebelum acara wisuda dimulai, terlebih dahulu ditampilkan beberapa hiburan dari santri untuk menghibur para tamu undangan.

Hiburan tersebut antara lain Tasmi’ hafalan surah-surah pendek Juz Amma oleh santriwan dan santriwati secara bergiliran. Adapun bertindak sebagai penceramah santriwati atas nama Afiqah Almira Utomo dengan tema “Mahkota syurga, hadiah terbaik buat ayah bunda di syurga”.

Bukan cuma itu, dari murid PAUD juga menampilkan tarian wonderland yang sangat memukau para undangan.

Ketua Yayasan Satu Hati Birrulwalidain, Zaenab Saraha, memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada orang tua baik di Rumah Tahfidz Quran maupun PAUD Satu Hati yang sudah bekerja sama dengan baik, sehingga anak-anak mampu mencapai hasil yang luar biasa. Ia berharap para santri menjadi generasi yang cinta Al-Qur’an.

“Tantangan kami sebagai guru adalah fenomena dimana anak-anak lebih tertarik dengan Handphone daripada belajar Al-Qur’an. Oleh karena itu, guru ngaji harus lebih kreatif dalam mengelola pembelajaran Al-Qur’an sehingga anak-anak lebih tertarik untuk datang mengaji,” ujarnya. (red)