PT. Nuansa Media Grup

Email:
redaksi@mail.com (Redaksi)
marketing@mail.com (Marketing)
kerjasama@mail.com (Kerjasama)
cs@mail.com (Customer Care)

Copyright © 2024 WPTerkini ThemesApp.com. All rights reserved.

Tivanusantara – Sejumlah sekolah di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) terpaksa diliburkan pada Senin (21/9/2026), akibat bentrok antarwarga Desa Domato dan Desa Dehe. Sejumlah sekolah di sekitar wilayah yang terdampak bentrok memutuskan untuk menghentikan sementara kegiatan belajar mengajar. Keputusan itu diambil sebagai langkah antisipasi menyusul kekhawatiran orang tua terhadap keselamatan anak-anak.

Sekolah yang disebut diliburkan antara lain SD Inpres 43 Halmahera Barat, SMP Negeri 25 Halmahera Barat, MTs Al Huda, dan Madrasah Aliyah di sekitar wilayah tersebut. Pihak sekolah menunggu perkembangan situasi sebelum kembali menjalankan kegiatan belajar mengajar secara normal. Mereka berharap masyarakat dari kedua desa dapat menahan diri dan tidak memperluas persoalan agar kondisi segera kembali aman dan para siswa dapat kembali bersekolah.

Sementara itu, Polres Halmahera Barat, Camat dan pihak terkait telah menggelar dialog yang melibatkan kedua pihak pada Senin siang. Tokoh Masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda Desa Dehe dan Desa Domato dihadirkan pada dialog dalam rangka mediasi tersebut. Alhasil, kedua piha sepakat untuk damai. Kemungkinan sejumlah sekolah yang sempat diliburkan pada Senin akan kembali aktif pada Selasa (22/9/2026).

Sekadar diketahui, bentrokan antarwarga Desa Domato dan Desa Dehe, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, terjadi setelah pertandingan sepak bola antardesa pada Minggu (20/9/2026) sore. Kericuhan terjadi sekitar pukul 16.56 WIT, tidak lama setelah pertandingan berakhir. Situasi yang semula terjadi di sekitar lokasi pertandingan kemudian memanas dan berkembang menjadi bentrokan yang melibatkan sejumlah warga dari kedua desa.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, kericuhan diduga bermula dari ketidakpuasan salah satu pihak terhadap hasil pertandingan. Meski begitu, penyebab pasti dan rangkaian kejadian yang memicu bentrokan masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang. Menyusul bentrokan tersebut, aparat TNI dan Polri dikerahkan untuk mengamankan situasi. Penjagaan dilakukan di sejumlah titik di sekitar Desa Domato dan Desa Dehe untuk mencegah terjadinya kericuhan susulan. Hingga berita ini diturunkan, situasi sudah mulai kondusif. (adi)