Tivanusantara – Tim dosen Pendidikan Kimia Universitas Khairun (Unkhair) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan mengangkat tema mengenai edukasi literasi kimia pangan dan keamanan kemasan untuk mewujudkan budaya konsumsi sehat berkelanjutan.
Kegiatan ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Kota Ternate dan diketuai oleh Dira Ayu Annisa, M.Pd dan beranggotakan Dr. Khadijah, S,Si., M.Si serta melibatkan 4 orang mahasiswa yaitu Anisah Revalina Putri, Kurniasari Ramadhani, Hikma Sangadji dan Nurkhalisha Sagir.

Pada pelaksanaannya, kegiatan PkM ini terdiri atas dua kegiatan yaitu pertama, melakukan praktikum uji makanan dan kedua, mengedukasi mengenai kode wadah makanan plastik nomor 1-7.
Pada hari pertama, siswa diminta mengisi lembar pretest untuk mengetahui pemahaman awal mereka mengenai literasi kimia pangan dan kode kemasan plastik pada wadah makanan dan minuman. Kemudian, siswa dibimbing oleh dosen dan mahasiswa sebagai asisten praktikum untuk melakukan uji karbohidrat, protein, vitamin C dan lemak pada bahan makanan dan minuman sesuai dengan prosedur yang ada dalam panduan praktikum. Siswa diminta menuliskan data-data hasil pengamatan pada lembar yang tersedia dan mendokumentasikannya sebelum pembahasan lebih lanjut.
Kegiatan praktikum ini ditujukan agar para siswa dapat mengenali kandungan gizi pada makanan dan minuman yang biasanya dikonsumsi sehari-hari dan juga memilih secara bijak sebelum mengonsumsinya.
Pada hari kedua, siswa diajak untuk mengamati berbagai wadah makanan dan minuman yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari serta menemukan simbol dan angka 1–7 yang terdapat pada bagian kemasan.

Tim PkM mengedukasi jika angka pada kemasan merupakan identitas jenis plastik, bukan urutan tingkat keamanan sehingga siswa belajar mempertimbangkan tujuan penggunaan wadah, kondisi penggunaan seperti suhu, informasi dari produsen, serta kondisi fisik wadah sebelum menggunakannya.
Pada akhir kegiatan, siswa diminta mengisi lembar posttest untuk melihat perubahan pengetahuan mengenai literasi kimia pangan dan keamanan kemasan yang dimiliki oleh siswa.
Kedua kegiatan tersebut dirancang untuk menunjukkan kepada siswa bahwa kimia tidak hanya dipelajari di dalam kelas atau laboratorium, tetapi juga dapat digunakan untuk memahami berbagai persoalan yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui rangkaian kegiatan ini, siswa diharapkan tidak hanya memiliki pengalaman melakukan praktikum kimia, tetapi juga mampu menerapkan pengetahuan tersebut dalam mengambil keputusan yang lebih tepat sebagai konsumen, khususnya dalam memilih dan menggunakan makanan serta wadahnya. (red)

Tinggalkan Balasan