Tivanusantara – Seorang nelayan yang sempat dilaporkan hilang saat melaut di perairan Desa Kenari, Kecamatan Morotai Utara, Kabupaten Pulau Morotai, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat, Sabtu (11/7). Korban diketahui bernama Ahmad Pangalima (42 tahun), warga desa setempat yang sebelumnya tak kunjung kembali setelah melaut seorang diri.

Korban berangkat melaut menggunakan perahu berwarna biru oranye pada Jumat (10/7) sekitar pukul 14.00 WIT. Berdasarkan kebiasaan, Ahmad seharusnya sudah kembali ke daratan pada sore hari. Namun hingga menjelang tengah malam, korban belum juga pulang sehingga menimbulkan kekhawatiran pihak keluarga.

Keluarga bersama nelayan setempat sempat melakukan pencarian secara mandiri, namun tidak menemukan keberadaan korban. Kemudian, perwakilan keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Morotai Utara.

Informasi yang diterima Nuansa Media Grup (NMG), Ahmad ditemukan oleh nelayan sekitar di area dekat Pulau Tabailenge. Perahu yang digunakan Ahmad dikabarkan dihantam gelombang hingga terbalik. Nelayan yang menemukan korban ini pun segera membantu dan mengevakuasi korban ke daratan.

Kepala Desa Tanjung Saleh, Halil Boba, ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Ia mengaku, korban dievakuasi ke daratan sekira pukul 8.00 WIT.

“Tadi sekitar jam 8 pagi dibawa ke sini dan diserahkan ke pihak keluarga. Saya belum minta keterangan lebih lanjut ke beliau (Ahmad) karena dia cukup lemas,” ujar Halil.

“Dia bilang kalau perahunya terbalik karena dihantam ombak dan cuaca yang buruk. Korban diselamatkan oleh nelayan tapi perahunya masih ada di tengah laut,” jelasnya. (ula/tan)