Tivanusantara – Tim tanggap darurat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Kota Ternate terus berupaya memadamkan api di kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kelurahan Takome, Kecamatan Ternate Barat. Hingga Kamis (8/10), api di TPA mulai mengecil. Namun, tim pemadaman kebakaran terus melakukan pemadaman api.
Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate, Tonny S Pontoh, mengatakan penanganan bencana kebakaran di TPA terus diupayakan. Dan saat ini api tidak besar seperti awal kejadian.
“Namun, sisa api yang masih ada terus dilakukan pemadaman. Dengan cara, sampah digali, lalu disemprot dengan air baru ditimbun dengan tanah,” ujar Tonny.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebakaran (Damkar) Kota Ternate, Naim Syahfar, menambahkan saat ini armada pemadaman api di TPA juga didukung dua unit mobil water canon dari Brimob Polda Malut, dua unit dari Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Maluku Utara.
“Termasuk Kodim 1501/Ternate atau Korem 152/ Babullah 1 unit, Damkar 2 mobil suplai air, 2 mobil pemadam serta 2 unit mobil suplai air dari Dinas PUPR Kota Ternate,” terangnya.
Naim menambahkan, Perumda Ake Gaale juga telah membuka satu hidran atau kran air di Kelurahan Takome pada Rabu (7/10) kemarin untuk pemadaman api di TPA.
Langkah pembukaan kran air ini guna mempermudah mobil pemadam kebakaran dan water canon milik kepolisian untuk mengangkut atau mengambil air.
“Ini mempercepat tim di lapangan, karena lokasi ini jalur tempuhnya lebih dekat dalam distribusi air ke lokasi TPA. Semoga ini bisa membantu lebih cepat saat memadamkan sisa api di TPA,” pungkasnya. (udi/tan)

Tinggalkan Balasan