Tivanusantara – Kamaludin Bunga alias Foni (41), nelayan asal Desa Sambiki, Kecamatan Morotai Timur, Kabupaten Pulau Morotai, yang sebelumnya dikabarkan hilang saat melaut mencari ikan tuna di sekitar rumpon, dilaporkan telah ditemukan oleh sebuah kapal asal China.
Foni dikabarkan masih dalam kondisi selamat setelah 21 hari tidak diketahui keberadaannya. Kepastian mengenai keberadaannya diketahui setelah Foni menghubungi salah satu rekannya di kampung melalui pesan Facebook. Karim Mahasari, salah satu warga setempat, membenarkan kabar tersebut. Menurutnya, pihak keluarga juga telah sempat berkomunikasi dengan Foni untuk memastikan kondisi nelayan tersebut. “Iya, sudah ditemukan. Entah hari apa, belum jelas. Tapi tadi sore sempat video call dan Foni masih berada di atas kapal China,” kata Karim saat dikonfirmasi, Rabu (7/10/2026).
Karim mengatakan, Foni meminta bantuan salah seorang awak kapal untuk menghubungi warga di kampung melalui akun Facebook milik salah satu pemasok ikan tuna di Desa Sambiki bernama Yos. Dari komunikasi tersebut, Foni sempat berbicara dengan ibu dan istrinya. “Dia minta bantuan orang kapal untuk menghubungi lewat akun Facebook salah satu supplier tuna bernama Yos di Desa Sambiki. Jadi, sempat cerita dengan ibu dan istrinya,” ujarnya.
Untuk diketahui, Foni berangkat melaut pada Selasa (16/9). Setelah tidak kunjung kembali, keberadaannya kemudian dilaporkan hilang. Tim gabungan sempat melakukan pencarian selama dua pekan, namun belum berhasil menemukan Foni. Hingga kini, informasi mengenai kapan dan bagaimana Foni ditemukan oleh kapal China tersebut masih belum diketahui secara pasti. (rii)

Tinggalkan Balasan