Tivanusantara – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Khairun melaksanakan kegiatan pemanfaatan limbah daun cengkeh sebagai bahan baku penyulingan minyak atsiri di Kelurahan Fitu, Kota Ternate, Sabtu (3/10/2026). Kegiatan ini melibatkan warga Kelurahan Fitu dan mahasiswa serta diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah daun cengkeh yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal menjadi produk bernilai ekonomi.
Tim PKM dikoordinatori oleh Dr. Muliadi, dengan anggota Deasy Liestianty dan Ahmad Muchsin Jayali. Ketiganya juga merupakan tim pengajar mata kuliah Kimia Kewirausahaan, sehingga kegiatan pengabdian ini sekaligus menjadi bentuk penerapan pembelajaran berbasis praktik dan kewirausahaan bagi mahasiswa.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh penjelasan mengenai potensi daun cengkeh sebagai sumber minyak atsiri serta diperkenalkan pada tahapan pengolahan dan proses penyulingan untuk menghasilkan minyak atsiri. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat melihat limbah pertanian tidak hanya sebagai bahan buangan, tetapi sebagai sumber daya yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi produk bernilai tambah. Selain memberikan manfaat bagi masyarakat, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan PKM memberikan pengalaman langsung dalam mengintegrasikan pengetahuan kimia dengan kewirausahaan dan pemanfaatan sumber daya lokal.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Khairun melalui skema penugasan. Melalui kegiatan tersebut, Universitas Khairun terus mendorong penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung pengembangan potensi sumber daya lokal di Maluku Utara. (red)

Tinggalkan Balasan