PT. Nuansa Media Grup

Email:
redaksi@mail.com (Redaksi)
marketing@mail.com (Marketing)
kerjasama@mail.com (Kerjasama)
cs@mail.com (Customer Care)

Copyright © 2024 WPTerkini ThemesApp.com. All rights reserved.

Tivanusantara – PT PLN (Persero) ULP Daruba, Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara, diduga melakukan pemutusan aliran listrik di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), Desa Sangowo Timur, Kecamatan Morotai Timur. Pengurus KNMP menyebut pemutusan tersebut dilakukan tanpa pemberitahuan resmi, sementara tagihan listrik disebut telah dibayarkan secara rutin.

Koordinator Pengurus KNMP Sangowo Timur, Marhaban Safi, mengatakan pemutusan aliran listrik terjadi sejak Agustus 2026. Menurutnya, pemutusan dilakukan langsung pada gardu listrik tanpa pemberitahuan kepada pihak pengurus KNMP. “Dorang lakukan pemutusan langsung di gardu listrik tanpa pemberitahuan ke kami. Jadi kami juga khawatir sarana yang sudah jadi tanggung jawab kami ini sudah hampir dua bulan tanpa listrik,” ujar Marhaban kepada Nuansa Media Grup (NMG), Senin (28/9/2026).

Selain pemutusan aliran listrik, Marhaban juga menduga terjadi pemutusan dan pengambilan kabel tegangan rendah (TR) sepanjang sekitar 400 meter di kawasan KNMP. Ia menyebut sarana kelistrikan tersebut sebelumnya telah dibayarkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) hingga September 2026. “Sekitar dua minggu lalu, ada yang kasih putus dan ambil kabel, tapi torang tidak kenal siapa. Namun, ada saksi yang lihat dorang menggunakan mobil PLN berwarna putih,” jelasnya.

Atas kondisi tersebut, Marhaban meminta ULP PLN Daruba memberikan penjelasan mengenai alasan pemutusan aliran listrik serta pengambilan kabel di kawasan KNMP Sangowo Timur. “Kami minta klarifikasi alasannya apa sehingga mereka melakukan pemutusan sepihak ini,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala ULP PLN Daruba, Ali Fauzi Sulaiman, belum memberikan keterangan terkait dugaan pemutusan aliran listrik tersebut ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp. Ali Fauzi meminta wartawan NMG datang langsung ke kantor ULP PLN Daruba dengan membawa surat tugas dan identitas wartawan. Meski pihak media telah menjelaskan keterbatasan untuk datang langsung pada waktu tersebut dan meminta wawancara dilakukan melalui telepon, Ali Fauzi tetap meminta konfirmasi dilakukan secara langsung di kantor.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh penjelasan dari pihak PLN Daruba mengenai alasan pemutusan aliran listrik maupun dugaan pengambilan kabel TR sepanjang sekitar 400 meter di KNMP Sangowo Timur. (ula/xel)