PT. Nuansa Media Grup

Email:
redaksi@mail.com (Redaksi)
marketing@mail.com (Marketing)
kerjasama@mail.com (Kerjasama)
cs@mail.com (Customer Care)

Copyright © 2024 WPTerkini ThemesApp.com. All rights reserved.

Tivanusantara — Kebakaran melanda area perkebunan warga di Desa Makaeling, Kecamatan Kao Teluk, Halmahera Utara, Jumat (28/8) siang. Kobaran api yang mulai meluas sekitar pukul 12.00 WIT itu membuat warga khawatir api menjalar ke perkebunan lainnya.

Informasi kebakaran kemudian diterima Emergency Response Team (ERT) Gosowong dari warga setempat. Merespons laporan tersebut, tim ERT NHM langsung berkoordinasi dengan Manager Health, Safety and Environment (HSE) untuk melakukan penanganan.

Sebanyak delapan personel ERT bersama satu paramedis dikerahkan ke lokasi dengan membawa kendaraan dan perlengkapan pemadam kebakaran.

Setibanya di lokasi, tim langsung memprioritaskan titik-titik api serta area yang berpotensi menjadi jalur penyebaran kobaran. Pemadaman dilakukan dengan teknik pendinginan dan penyisiran untuk memastikan tidak ada bara maupun titik api yang tersisa.

“Tim ERT melakukan pemadaman dengan menyesuaikan teknik penanganan dengan kondisi dan karakteristik lokasi. Selain memadamkan titik api, kami juga melakukan pendinginan dan penyisiran pada area sekitar untuk memastikan api benar-benar terkendali dan tidak kembali menyala,” ujar Kapten ERT NHM, Muhammad Irfan.

Untuk mendukung proses tersebut, NHM mengerahkan fire truck, pompa, selang, nozzle, alat pelindung diri (APD) serta sejumlah peralatan pendukung lainnya.

Langkah cepat itu dilakukan untuk mencegah api semakin meluas dan mengancam area perkebunan warga di sekitarnya.

GM Geology Resources & Support NHM, Denny Lesmana, mengatakan respons cepat tim ERT diharapkan dapat membantu masyarakat mengendalikan kebakaran sekaligus meminimalkan potensi kerugian.

“Kami berharap dukungan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Di tengah musim kemarau, mari bersama-sama menjaga perkebunan dan tanaman serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan aman,” imbau Denny.

Apresiasi juga disampaikan Kepala Desa Makaeling, Nurdin Salamat, atas keterlibatan NHM dalam penanganan kebakaran tersebut.

“Luar biasa bantuan NHM menggerakkan tim dan unit pemadam sehingga mampu menyelesaikan pemadaman kebakaran,” ujarnya.

Meski api telah berhasil dikendalikan, kewaspadaan masyarakat tetap diperlukan mengingat kondisi cuaca yang panas dan kering dapat membuat vegetasi lebih mudah terbakar.

Sementara itu, penyebab kebakaran hingga kini belum dapat dipastikan. Dugaan penyebab masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang. (ask)