PT. Nuansa Media Grup

Email:
redaksi@mail.com (Redaksi)
marketing@mail.com (Marketing)
kerjasama@mail.com (Kerjasama)
cs@mail.com (Customer Care)

Copyright © 2024 WPTerkini ThemesApp.com. All rights reserved.

Tivanusantara – Pengurus DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Ternate periode 2026–2029 resmi dilantik di Royal Resto Ternate, Sabtu, 3 Oktober 2026. Pelantikan dihadiri Wali Kota Ternate M Tauhid Soleman, Sekretaris Daerah Rizal Marsaoly, unsur Forkopimda, Ketua DPD I KNPI Maluku Utara, Ketua MPI, para ketua OKP, senior serta tokoh pemuda.

Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman, mengatakan pemuda memiliki posisi penting dalam pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan Ternate membutuhkan energi, kreativitas, gagasan, keberanian dan kepemimpinan kaum muda.

Ia berharap KNPI menjadi rumah bersama bagi seluruh elemen pemuda sekaligus mitra kritis pemerintah. KNPI juga didorong melahirkan program yang menyentuh penguatan kapasitas pemuda, kewirausahaan, ekonomi kreatif, literasi digital, olahraga, seni, lingkungan dan kebudayaan.

“Pemerintah membutuhkan pemuda yang berani menyampaikan gagasan, tetapi juga bersedia terlibat dalam mencari jalan keluar atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kota Ternate, Haiyun Umamit, menegaskan komitmennya menjadikan KNPI sebagai rumah besar seluruh organisasi kepemudaan (OKP) dan ruang untuk melahirkan gagasan bagi pembangunan kota.

“Pemuda tidak cukup hanya kritis, tapi juga harus solutif. Kami tidak ingin hadir sekadar mempertanyakan persoalan, tetapi juga mengajukan pertanyaan kepada pemerintah kota, apa yang bisa kami lakukan untuk memperbaikinya?” kata Haiyun.

Ia mengajak pemuda meninggalkan budaya mengeluh dan mulai mengambil peran melalui karya serta kontribusi nyata. Haiyun juga menyerukan penghapusan sekat antarkelompok OKP.

“Hari ini tidak ada lagi supremasi organisasi. Tidak ada lagi yang dianggap paling superior. Yang ada adalah supremasi sinergi untuk terus berakselerasi,” tegasnya.

Haiyun menyebut sejumlah persoalan yang akan menjadi perhatian KNPI, di antaranya lingkungan, sampah, dugaan praktik mafia BBM, air bersih, kriminalitas, kesehatan dan pendidikan.

“Musuh kita bukan sesama pemuda. Musuh kita adalah ketidakadilan, pengangguran, kemiskinan, narkoba, pungutan liar, serta kebijakan pemerintah dan DPRD yang tidak berpihak pada rakyat,” ujarnya.

Ia menambahkan, KNPI akan mendorong penguatan literasi, jejaring lintas OKP, kampus, komunitas, pemerintah dan elemen lainnya agar pemuda memiliki kapasitas sekaligus mampu menghadirkan gagasan konkret.

“Dengan gagasan, kita bisa menjadi bagian dari solusi atas sejumlah persoalan kota. Gagasan adalah bagian dari interupsi pemuda terhadap pemerintah Kota Ternate,” pungkasnya. (tan)