Tivanusantara – Kecelakaan maut terjadi di kawasan Kelurahan Akehuda, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Maluku Utara, Sabtu (24/10/2026). Sebuah truk molen pengangkut beton bernomor polisi B 9067 HI dilaporkan hilang kendali hingga terbalik dan menimpa bangunan tempat fotokopi serta sejumlah kendaraan di sekitarnya. Tragedi yang terjadi sekitar pukul 11.40 WIT itu berlangsung di tikungan belakang Kampus I Universitas Khairun (Unkhair), tepatnya di sekitar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).
Insiden tersebut merenggut nyawa seorang mahasiswi jurusan Pendidikan Bahasa Inggris FKIP yang diketahui masih duduk di semester 3. Korban dilaporkan berasal dari Pulau Taliabu.
Diduga Alami Rem Blong Berdasarkan keterangan warga di lokasi, truk molen melaju dari arah utara menuju selatan. Saat melintasi tikungan, kendaraan tersebut diduga mengalami rem blong hingga kehilangan kendali dan akhirnya terguling. Truk kemudian menghantam bangunan tempat fotokopi serta sejumlah kendaraan yang berada di sekitar lokasi. Peristiwa itu sontak mengundang perhatian warga dan membuat suasana di sekitar kampus menjadi ramai. “Korban ada sekitar tiga orang tadi, termasuk satu mahasiswi meninggal dunia,” ujar seorang warga di lokasi kejadian.
Akibat kecelakaan tersebut, tiga orang dilaporkan dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Mereka diduga terdiri atas sopir truk, pemilik tempat fotokopi, dan seorang mahasiswi yang berada di lokasi saat kejadian. Namun, hingga berita ini ditulis, kondisi terkini sopir dan pemilik tempat fotokopi belum diketahui secara pasti. Dahsyatnya insiden tersebut juga mengakibatkan kerusakan pada sejumlah kendaraan. Dua kendaraan yang dilaporkan tertimpa truk molen yakni sepeda motor Honda Beat hitam bernomor polisi DG 2212 YU dan mobil Toyota Avanza hitam bernomor polisi B 2853 TZS.
Warga tampak memadati lokasi kejadian saat aparat kepolisian tiba untuk melakukan penanganan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian. Jumlah korban serta identitas dan kondisi seluruh korban juga masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut. Peristiwa tragis ini menjadi perhatian masyarakat, khususnya civitas akademika Universitas Khairun, sembari menunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian. (rii)

Tinggalkan Balasan