PT. Nuansa Media Grup

Email:
redaksi@mail.com (Redaksi)
marketing@mail.com (Marketing)
kerjasama@mail.com (Kerjasama)
cs@mail.com (Customer Care)

Copyright © 2024 WPTerkini ThemesApp.com. All rights reserved.

Tivanusantara – Kinerja polisi lalu lintas (Polantas) di Kota Ternate menjadi sorotan pengendara. Pasalnya, petugas dinilai lebih sering melakukan penindakan terhadap kendaraan yang tidak memiliki kelengkapan surat dibandingkan mengatur kepadatan lalu lintas di sejumlah persimpangan jalan. Polantas terlihat melakukan patroli pada pagi dan sore hari dengan menyisir pengendara yang tidak memiliki kelengkapan surat kendaraan. Sepeda motor yang terkena tilang kemudian dinaikkan ke truk lalu lintas untuk dibawa ke Mapolres.

Di sisi lain, pengendara mengeluhkan minimnya kehadiran petugas saat terjadi kepadatan lalu lintas di sejumlah titik. Kondisi tersebut kerap terjadi pada siang hari, terutama di jalan raya ke arah lampu lalu lintas Kelurahan Bastiong dan jalan Kelurahan Kampung Pisang. Kepadatan juga sering terjadi di Kelurahan Tanah Tinggi akibat pekerjaan perbaikan drainase yang berdampak pada kelancaran arus kendaraan. Meski kepadatan lalu lintas kerap terjadi di sejumlah lokasi tersebut, kehadiran Polantas untuk mengatur dan mengurai kemacetan dinilai masih minim. “Kalau boleh macet begini harus ada polantas. Jangan hanya turun ke jalan saat tilang kendaraan saja, “teriak beberapa pengendara di tengah kepadatan di persimpangan Kelurahan Kampung Pisang, Selasa (20/10/2026).

Pengendara berharap petugas tidak hanya melakukan penindakan terhadap pelanggaran administrasi kendaraan, tetapi juga hadir mengatur arus lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk dan di titik rawan kemacetan. Kehadiran petugas di lapangan dinilai penting untuk menjaga kelancaran arus kendaraan serta mencegah kepadatan semakin parah di sejumlah ruas jalan di Kota Ternate. “Kalau boleh Kapolda atau Kapolres Ternate perintahkan anggota polantas supaya mengatur lalu lintas saat terjadi kepadatan begini, jangan hanya pikirkan tilang saja,” tutur Rustam, pengendara motor Honda Scoopy berwarna hitam yang sempat memarkirkan motor di tepi jalan saat terjadi kepadatan di persimpangan Kampung Pisang.

Sementara itu, Kakorlantas Polri Brigjen Pol Aries Syahbudin menekankan pentingnya kehadiran polisi lalu lintas yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Hal ini dikatakan Aries saat memberikan arahan kepada para Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda jajaran dalam Commander Wish Kakorlantas Polri di Gedung NTMC Korlantas Polri, Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Menurut dia, pelaksanaan tugas kepolisian tidak cukup hanya diukur dari jumlah kegiatan yang dilaksanakan, namun dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat. “Kehadiran polisi bukan hanya hadir. Polisi harus memberi arti dari kehadiran itu,” ujarnya. Dia tidak menginginkan laporan yang hanya berisi angka dan jumlah kegiatan seperti ribuan kali pelaksanaan pengaturan lalu lintas pada pagi hari. Ia mengatakan, yang lebih penting adalah memastikan kehadiran petugas benar-benar dibutuhkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Termasuk menekankan slogan Polisi Bersama Masyarakat yang dicetuskan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai pedoman pelaksanaan tugas seluruh personel lalu lintas. (xel)