PT. Nuansa Media Grup

Email:
redaksi@mail.com (Redaksi)
marketing@mail.com (Marketing)
kerjasama@mail.com (Kerjasama)
cs@mail.com (Customer Care)

Copyright © 2024 WPTerkini ThemesApp.com. All rights reserved.

Tivanusantara – Kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Buku Deru-Deru di Kelurahan Takome, Kota Ternate, Maluku Utara, berdampak pada aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Baabullah. Sejumlah penerbangan mengalami keterlambatan hingga pengalihan pendaratan akibat asap yang menyelimuti kawasan sekitar bandara, Senin (12/10/2026).

Kepala Bandara Sultan Baabullah Ternate, Sigit Budiarto, mengatakan, seluruh maskapai mengalami keterlambatan akibat kondisi tersebut. Bahkan, beberapa pesawat terpaksa menuju bandara lain karena tidak dapat mendarat pada Senin pagi. “Untuk sementara seluruh maskapai delay. Sementara ada yang terbang ke bandara lain karena tidak bisa landing pagi,” ujar Sigit saat diwawancarai, Senin siang.

Maskapai yang terdampak meliputi Lion Air Group, yakni Lion Air, Batik Air, dan Wings Air, serta Sriwijaya Air dan Garuda Indonesia. Sigit menjelaskan, pihak bandara terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan sebaran asap untuk memastikan keselamatan operasional penerbangan. Namun, hingga Senin siang, belum dapat dipastikan kapan jadwal penerbangan akan kembali normal. “Kalau sudah cuaca membaik, tentunya mungkin normal kembali,” katanya.

Meski terjadi gangguan penerbangan, Sigit menegaskan Bandara Sultan Baabullah tetap beroperasi dan tidak ditutup. Penumpang yang terdampak keterlambatan juga difasilitasi untuk menunggu di terminal bandara. Adapun penanganan kompensasi bagi penumpang yang mengalami keterlambatan menjadi kewenangan masing-masing maskapai. Gangguan penerbangan ini terjadi ketika kebakaran TPA Buku Deru-Deru telah memasuki hari ke-10. Asap dari lokasi kebakaran sebelumnya terpantau menyelimuti sejumlah wilayah di Kecamatan Ternate Barat hingga kawasan bandara.

Sebaran asap kini menjadi persoalan serius karena dampaknya tidak hanya dirasakan masyarakat di sekitar lokasi kebakaran, tetapi juga mengganggu kelancaran transportasi udara di Kota Ternate. Hingga Senin siang, pemulihan jadwal penerbangan masih bergantung pada perkembangan kondisi cuaca dan berkurangnya sebaran asap di sekitar Bandara Sultan Baabullah. Penumpang yang memiliki jadwal penerbangan dari dan menuju Ternate diimbau untuk memantau informasi terbaru dari maskapai masing-masing guna mengetahui perubahan jadwal maupun pengalihan penerbangan. (rii)