PT. Nuansa Media Grup

Email:
redaksi@mail.com (Redaksi)
marketing@mail.com (Marketing)
kerjasama@mail.com (Kerjasama)
cs@mail.com (Customer Care)

Copyright © 2024 WPTerkini ThemesApp.com. All rights reserved.

Tivanusantara – Kakorlantas Polri Brigjen Pol Aries Syahbudin tekankan pelayanan humanis dan aksi nyata bagi masyarakat tegas dalam bertindak, humanis dalam pelayanan, dan berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat menjadi prinsip yang ditekankan Brigjen Pol Aries Syahbudin dalam memimpin Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri. Ia menegaskan, kehadiran polisi lalu lintas tidak boleh sekadar menjalankan rutinitas dan menegakkan aturan, tetapi juga harus mampu memberikan solusi, menjawab kebutuhan masyarakat, serta menjamin keamanan dan kelancaran mobilitas.

Prinsip tersebut menjadi bagian dari Commander’s Wish yang disampaikan Aries kepada seluruh jajaran Korlantas Polri di Indonesia. Arahan itu sekaligus menjadi wujud dukungan terhadap kebijakan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melalui semangat “Polisi Bersama Masyarakat”. “Kapolri menyampaikan bahwa kehadiran polisi bukan hanya hadir. Polisi memberi arti dari kehadiran itu. Jadi, apa yang dilaksanakan harus dirasakan oleh masyarakat. Kehadiran polisi lalu lintas memang betul-betul dibutuhkan masyarakat,” ujar Aries baru-baru ini.

Menurut Aries, keberhasilan Polantas tidak semata-mata diukur dari terlaksananya tugas rutin, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Setiap personel dituntut untuk hadir dengan kepedulian, bertindak profesional, serta memberikan pertolongan dan solusi ketika masyarakat menghadapi persoalan lalu lintas. Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” menjadi landasan untuk membangun kedekatan dengan publik sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap institusi kepolisian. Karena itu, seluruh jajaran Polantas didorong mengedepankan pendekatan humanis tanpa mengesampingkan ketegasan dalam penegakan hukum.

Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan, Aries mendorong jajaran Korlantas Polri untuk mempercepat respons terhadap pengaduan dan kebutuhan masyarakat. Optimalisasi layanan darurat Polri melalui nomor 110 menjadi salah satu instrumen penting untuk memudahkan masyarakat mendapatkan bantuan kepolisian. Ia juga menekankan pentingnya profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan tugas. Menurutnya, pendekatan humanis harus berjalan beriringan dengan kedisiplinan dan kepastian hukum guna menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.

Selain memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, Korlantas Polri memiliki peran strategis dalam menjaga kelancaran distribusi barang serta mendukung aktivitas perekonomian nasional. Pengaturan dan pengamanan lalu lintas diarahkan untuk memastikan distribusi logistik, bahan pokok, dan bahan bakar minyak (BBM) berlangsung aman dan lancar.

Upaya tersebut membutuhkan kesiapsiagaan personel, pemetaan titik rawan kemacetan, serta koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Kelancaran distribusi menjadi perhatian penting karena gangguan lalu lintas dapat berdampak pada mobilitas masyarakat dan rantai pasok kebutuhan sehari-hari.

Oleh karena itu, pengelolaan lalu lintas harus dilakukan secara terencana dan responsif dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh pengguna jalan.

Implementasikan Kebijakan Kapolri secara Konsisten Aries juga menempatkan implementasi kebijakan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai bagian penting dari pelaksanaan tugas Korlantas Polri. Dukungan tersebut diwujudkan melalui peningkatan kualitas pelayanan, percepatan respons terhadap kebutuhan masyarakat, serta optimalisasi peran Polantas dalam menjaga keamanan dan ketertiban berlalu lintas. Ia menekankan bahwa arahan pimpinan harus diterjemahkan menjadi langkah operasional yang jelas dan dilaksanakan secara konsisten di seluruh jajaran. Setiap satuan kerja diharapkan mampu mengidentifikasi persoalan di wilayah masing-masing, menyusun langkah penanganan yang tepat, serta memastikan kehadiran personel memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sinergi dengan pemerintah daerah, pengelola jalan, pelaku usaha transportasi, dan pemangku kepentingan lainnya juga menjadi faktor penting dalam menghadapi persoalan lalu lintas yang semakin kompleks. Melalui kolaborasi tersebut, Korlantas Polri diharapkan mampu membangun sistem pelayanan lalu lintas yang tidak hanya berfokus pada pengaturan kendaraan, tetapi juga mendukung keselamatan perjalanan dan kelancaran aktivitas masyarakat. (rii)