Tivanusantara – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dapil Maluku Utara, Hasby Yusuf, berencana mengundang pihak Kedutaan Besar Arab Saudi untuk berkunjung ke Maluku Utara serta membuka peluang investasi di berbagai sektor potensial di daerah tersebut.
Hal tersebut disampaikan Hasby saat menerima bantuan mushaf Alquran dan kurma dari Kepala Atase Agama dan Pendidikan Kedutaan Besar Arab Saudi, Syeikh Ahmad Bin Essa Al-Hazimi.
Bantuan tersebut diterima langsung oleh Hasby di Kantor Atase Agama dan Pendidikan Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta dalam suasana penuh kehangatan dan semangat ukhuwah Islamiyah.
Ia menilai, Maluku Utara memiliki potensi besar, baik di bidang sumber daya alam, perikanan, maupun sektor strategis lainnya yang dapat dikerjasamakan.
Selain itu, Hasby menjajaki peluang kerja sama di bidang pendidikan dan dakwah, termasuk penguatan kapasitas lembaga pendidikan Islam serta dukungan terhadap program pembinaan keagamaan di daerah.
“Kami berharap hubungan yang telah terjalin ini dapat ditingkatkan dalam bentuk kerja sama yang lebih konkret dan berkelanjutan,” ucap Hasby, Rabu (18/2).
Menanggapi hal tersebut, pihak Kedutaan Besar Arab Saudi mengapresiasi kunjungan Hasby dan komitmennya dalam memperkuat pendidikan serta dakwah di Maluku Utara. Sebagai bentuk dukungan, kedutaan memberikan mushaf Alquran dan kurma untuk dibagikan kepada masyarakat di Maluku Utara.
Hasby menegaskan, bantuan tersebut akan segera didistribusikan secara bertahap ke 10 kabupaten/kota Provinsi Maluku Utara agar dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Atas nama masyarakat Maluku Utara, kami berharap ke depan Kerajaan Arab Saudi dapat terus membantu penguatan dakwah dan pendidikan di Maluku Utara, sekaligus menjajaki investasi yang memberi manfaat ekonomi bagi daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Hasby
Sembari menambahkan, bantuan yang diberikan meliputi mushaf Alquran untuk mendukung penguatan literasi keagamaan, buku Iqra sebagai sarana pembelajaran dasar membaca Alquran bagi anak-anak dan pemula, serta kurma sebagai bentuk kepedulian sosial dan simbol persaudaraan.
“Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat Maluku Utara, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan Alquran di TPA, TPQ, dan pesantren. Ini adalah bentuk nyata perhatian dan dukungan terhadap penguatan nilai-nilai keagamaan,” tandas Hasby. (tan)

Tinggalkan Balasan