TERNATE, TN – Ketua DPW Partai NasDem Maluku Utara, Achmad Hatari, menegaskan tetap menagih uang sebesar Rp350 juta ke Sekretaris NasDem Kota Ternate, Djasman Abubakar. Ini karena Djasman dianggap tidak mampu memenuhi 30 ribu suara di Kota Ternate untuk mendulang suara Hatari sebagai caleg DPR RI dapil Malut.

Selain itu, uang yang dikabarkan untuk membiayai saksi dan kepentingan internal partai di pemilihan legislatif (pileg) 2024 merupakan persetujuan Ketua NasDem Kota Ternate, M Tauhid Soleman. Sehingga itu, Hatari memastikan bakal mengevaluasi Tauhid yang juga Wali Kota Ternate itu.

“Pinjaman Djasman itu atas persetujuan wali kota (M Tauhid Soleman). Pertama wali kota bersama Djasman. Kemudian Djasman sendirilah yang ambil uang itu,” ujar Hatari kepada Nuansa Media Grup, Senin (11/3).

Menurut Hatari, setelah uang sudah berhasil diamankan Tauhid dan Djasman hingga usai pileg, sudah tidak ada lagi komunikasi yang dibangun. Karena itu, ia menegaskan pinjaman uang tersebut harus diganti.

“Dana itu pinjaman jadi harus diganti, apalagi sudah tidak ada lagi komunikasi. Selain itu, dalam waktu dekat Ketua NasDem Ternate dan Djasman selaku sekretaris akan dievaluasi sesuai arahan Ketua Umum DPP Partai NasDem,” pungkas Hatari. (ano/tan)