Tivanusantara – Keterlambatan pembayaran gaji dan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Ternate memicu sorotan serius dari DPRD Kota Ternate. Para wakil rakyat dikabarkan segera memanggil pihak Pemkot untuk meminta penjelasan terkait penyebab molornya pembayaran yang baru akan dilakukan pasca lebaran, tepatnya pada 1 April 2026.
Kondisi ini menjadi perhatian publik karena dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat sejatinya telah disalurkan sejak H-10 sebelum lebaran. Namun, realisasi di lapangan berbeda jauh. Data menunjukkan, pendapatan transfer dari pemerintah pusat melalui TKD telah terealisasi sebesar Rp 127,39 miliar atau 18,24 persen dari target Rp 698,52 miliar. Ironisnya, dana tersebut tidak bisa langsung dinikmati para ASN untuk kebutuhan lebaran.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Ternate, Amiruddin Abd Hamid, menyatakan seluruh proses administrasi dan kesiapan anggaran sebenarnya telah rampung. “Insya Allah tanggal 1 April gaji dan THR ASN Pemkot Ternate akan dibayar sekaligus. Semua sudah kami siapkan, termasuk administrasi dan anggaran,” ujarnya, Kamis (19/3) lalu.
Namun, DPRD Kota Ternate menekankan agar Pemkot memberikan penjelasan rinci. Wakil rakyat menyoroti kemungkinan adanya pengalihan dana THR untuk kegiatan lain sebelum hak ASN dibayarkan. Jika benar terjadi, hal ini dapat menimbulkan persoalan serius, bahkan berpotensi dikenakan sanksi dari pemerintah pusat.
“Kalau anggaran THR dipakai untuk kegiatan lain, ini serius. Pemerintah wajib menjelaskan kepada publik,” ungkap salah satu sumber DPRD, Kamis (26/3).
Isu dugaan pergeseran dana ini memperkuat desakan transparansi dari Pemkot Ternate. Publik menuntut keterangan resmi agar tidak muncul spekulasi liar, sekaligus memastikan hak ASN tidak tersandera oleh pengelolaan anggaran yang tidak jelas.
Hingga saat ini, Pemkot Ternate belum memberikan penjelasan rinci mengenai dugaan pengalihan dana dan keterlambatan pembayaran gaji serta THR. DPRD dijadwalkan menggelar rapat klarifikasi dalam waktu dekat untuk menuntaskan persoalan ini. (ask)

Tinggalkan Balasan