Tivanusantara – Kondisi Dermaga Pelabuhan Desa Tokaka, Kecamatan Gane Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan, mengalami kerusakan parah. Sejumlah papan lantai dermaga tampak hilang dan lapuk, menyisakan balok-balok penyangga yang terbuka langsung ke laut.
Berdasarkan kondisi di lapangan, dermaga tersebut tidak lagi memiliki lantai yang utuh. Pada beberapa bagian, papan kayu telah patah dan terlepas, sehingga hanya tersisa rangka dermaga yang berfungsi sebagai pijakan sementara.
Kerusakan ini membuat aktivitas naik-turun penumpang serta bongkar muat barang menjadi berisiko. Pengguna dermaga harus melangkah di atas balok penyangga yang sempit dan tidak rata, dengan jarak langsung ke permukaan air laut.
Salah satu warga Desa Tokaka, Hasrul, mengatakan kondisi dermaga saat ini sangat membahayakan keselamatan masyarakat.
“Papan dermaga sudah banyak yang rusak dan hilang. Sekarang orang turun dari kapal hanya menginjak balok. Kalau tidak hati-hati, bisa jatuh ke laut,” ujarnya, Selasa (27/1).
Ia menjelaskan, dermaga tersebut merupakan satu-satunya akses transportasi laut bagi warga desa, baik untuk mobilitas penumpang maupun pengangkutan barang kebutuhan pokok.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan segera turun tangan melihat langsung kondisi dermaga dan melakukan perbaikan secepatnya.
“Kami minta ada perhatian serius dari pemerintah. Dermaga ini sangat penting bagi warga, tapi sekarang kondisinya sudah tidak layak dan membahayakan,” pungkasnya. (ask)

Tinggalkan Balasan