Tivanusantara – Menyikapi rencana aksi yang digelar sejumlah aktivis di Maluku Utara khususnya di Kota Ternate pada Senin (1/9) besok, Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Waris Agono mengimbau peserta aksi agar menjaga kedamaian dan ketertiban.

Kapolda Maluku Utara dan seluruh jajarannya turut menyampaikan duka cita dan bersimpati atas gugurnya Affan Kurniawan dalam aksi demonstrasi di Jakarta, Jumat (29/8). Semoga Allah SWT menetapkan almarhum sebagai syuhada.

Kapolda menyadari bahwa Polri masih banyak kekurangan dalam pelaksanaan tugas, khusunya dalam bidang pelayanan kepada masyarakat. Oleh sebab itu, pihaknya menerima semua kritik dan masukan dari warga masyarakat dan peserta aksi.

Bahwa aksi yang dilakukan adalah dalam rangka menyampaikan pendapat di muka umum berupa unjuk rasa dijamin oleh undang undang, namun demikian juga ada hak hak orang lain yang harus juga dijaga dan dihormati.

Ternate khususnya dan Maluku Utara pada umumnya adalah daerah kesultanan Islam yang punya sejarah panjang dalam penyebaran agama Islam, oleh sebab itu mari kita jaga jangan sampai terciderai oleh ulah oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Mari kita jaga bersama Kota yang kita cintai ini dengan tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan banyak pihak. Kita samua bersaudara, jangan sampai karena beda pendapat, lalu kita baku kelahi satu sama laing. Maluku Utara adalah tujuan investasi dan wisata, jangan sampai para investor dan pelancong takut datang ke Maluku Utara,” imbuhnya. (ask)