Tivanusantara – Polres Halmahera Timur menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) untuk pengamanan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun 2024, Kamis (15/8). Simulasi sispamkota ini berlangsung di halaman kantor DPRD Haltim serta disaksikan langsung wakil bupati Anjas Taher dan jajaranya.
Kapolres Haltim, AKBP Hidayatullah, mengatakan simulasi Sispamkota ini bertujuan menjaga kondusifitas kota sebagai pengamanan setiap tahapan pilkada serentak 2024.
“Jumlah personel pengamanan pilkada untuk Polres Haltim tercatat sebanyak 216 personel, kalau ditambah dengan BKO Brimob Polda Maluku Utara serta TNI berkisar 500 lebih personel,” ujar Hidayatullah kepada wartawan.
Ketika disentil titik rawan dalam pelaksanaan pilkada 2024, Hidayatullah menjelaskan sesuai hasil meping itu terdapat sebanyak dua titik rawan pelanggaran pemilu, namun lokasinya tidak disebutkan.
“Untuk itu, sistem pengamananya akan lebih diperketat di titik rawan sesuai hasil meping, agar pelaksanaan setiap tahapan pilkada berjalan aman dan lancar sesuai harapan bersama,” katanya.
Selain itu, ia menekankan netralitas TNI-Polri dalam setiap tahapan pelaksanaan pilkada 2024.
“Saya sudah ingatkan anggota Polri sekalipun yang calon bupati atau wakil bupati itu ada hubungan keluarga harus tetap jaga netralitas,” imbuhnya. (ado/tan)

Tinggalkan Balasan