Tivanusantara – Salah satu fokus program Laz Yakesma Maluku Utara adalah pada program Pemberdayaan Ekonomi Umat. Pogram ini bertujuan melakukan pendayagunaan dana ziswaf dengan kegiatan produktif seperti pendampingan UMKM, pelatihan keterampilan bisnis, program Ibu Tangguh, dan beberapa program pemberdayaan ekonomi lainnya.

Sejak Sabtu (25/5) hingga Selasa (28/5), Laz Yakesma melakukan penyaluran program warung bahagia kepada lima pedagang kecil. Program ini merupakan bentuk bantuan uang tunai yang jumlahnya tidak terlalu besar, yaitu Rp500 ribu.

Kepala Cabang Yakesma Malut, Abu Rahmat Ibrahim, mengatakan bantuan ini diserahkan kepada setiap pedagang kecil untuk memberikan tambahan modal, agar pedagang lebih semangat dan memiliki modal yang cukup untuk pengembangan dan keberlanjutan usaha.

“Salah satu pedagang kecil yang dibantu yaitu Bapak Atid Djamaluddin, beralamat di Kelurahan Kalumata, Ternate Selatan. Beliau hidup sendiri dan untuk memenuhi kebutuhannya, beliau berjualan tomat, rica, bawang dan beberapa kebutuhan dapur lainnya. Beliau menyampaikan terima kasih atas bantuan modal, dan akan digunakan untuk menambah modal dalam membeli bahan-bahan yang akan dijual kembali,” ujar Abu Rahmat.

Menurutnya, program warung bahagia ini merupakan upaya Laz Yakesma Malut dalam mengurangi ketergantungan pedagang kecil untuk peminjaman modal usaha pada lembaga/tempat yang memiliki/bunga besar serta membuat para pedagang kecil terlilit riba. (tan)