TERNATE, TN – Asosiasi Mahasiswa Pemuda Pelajar Tobelo, Galela, Malifut, Morotai, Loloda, Kao (AMPP-TOGAMMOLOKA) Provinsi Maluku Utara, menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolda Maluku Utara, Kamis (21/3).
Dalam aksi tersebut, massa mendesak Polda membentuk tim khusus untuk menyelidiki dan menangkap dalang di balik kasus dugaan korupsi hibah sanitasi yang diduga melibatkan Ketua DPRD Halmahera Utara, Janlis G Kitong.
“Sesuai hasil kajian, kami menemukan beberapa masalah yang dianggap urgen dan sangat merugikan rakyat, yaitu dengan diperiksanya Ketua DPRD Janlis Kitong oleh KPK atas dugaan korupsi program hibah sanitasi beberapa waktu lalu,” Koordinator aksi, Muhammad Iram Galela.
Di mana, kata dia, Janlis diduga menerima transferan Rp95.800.000 dan Rp80.000.000. Selain Janlis, lembaga antirasuah itu memeriksa Kepala Bappeda Halut Azis Bopeng. Program hibah sanitasi ini melekat di Bidang Bina Karya pada Dinas PUPR Halut yang dipimpin Ningsi Sero.
“Untuk itu, kami meminta Polda membentuk tim khusus untuk menyelidiki dan menjemput paksa Ketua DPRD Janlis Kitong, Kepala Bappeda Azis Bopeng, dan Kabid Bina Karya PUPR Halut Ningsi Sero terkait kasus program hibah sanitasi tahun 2022,” kata dia.
“Jika tuntutan kami tidak direalisasikan, maka kami akan konsolidasi besar-besaran untuk memboikot aktivitas lembaga-lembaga terkait,” tegas Iram. (tan)
Tinggalkan Balasan