TERNATE, TN – Ketua DPW Partai NasDem Maluku Utara, Achmad Hatari, akhirnya buka suara terkait kabar dirinya meminta kembali uang Rp400 juta yang telah dikucurkan ke DPD NasDem Kota Ternate.
Uang tersebut dikabarkan untuk membiayai saksi sebesar Rp150 juta dan Rp250 juta diserahkan ke Sekretaris DPD NasDem Kota Ternate, Djasman Abubakar, untuk kepentingan internal partai, khususnya kebutuhan caleg.
“Uangnya bukan Rp400 juta, tapi Rp350 juta. Jadi uang itu untuk dana saksi di Kota Ternate,” ujar Hatari kepada Nuansa Media Grup (NMG), Selasa (27/2).
Caleg DPR RI dapil Malut itu menegaskan, uang ratusan juta tersebut diminta langsung oleh Djasman Abubakar. Setelah uangnya diberikan, kata dia, Djasman berjanji mendulang 30 ribu suara Hatari di Kota Ternate.
“Saudara Djasman sendiri yang berjanji akan membantu sejumlah suara, tapi setelah itu Pak Djasman tidak ada komunikasi lagi sama sekali. Jadi saya juga tidak mengharapkan itu (suara yang dijanjikan Djasman),” timpal Hatari.
Ia pun mengaku, rencananya akan mengambil kembali uang tersebut dan langkah ini sudah terlintas di pikirannya. Namun diurungkan kembali, karena menurutnya tahapan Pemilu 2024 belum sepenuhnya selesai.
“Itu masih sebatas keinginan, tapi saya sendiri belum pernah meminta seperti itu. Saya masih melihat-lihat karena pemilu belum selesai pleno kan, saya akan memenangkan pertarungan,” tegasnya.
Karena itu, Doktor Ilmu Politik dan Pemerintahan Universitas Padjajaran ini optimis bisa mengisi kursi Fraksi NasDem di DPR RI. Ia pun berharap agar Djasman Abubakar dapat memenuhi janjinya untuk mendongkrak 30 ribu suara di Kota Ternate.
“Barangkali Pak Djasman bisa memenuhi apa yang dijanjikan kepada saya. Sekali lagi, saya akan menang tapi bukan dari yang diusahakan Pak Djasman,” pungkasnya. (ano/tan)
Tinggalkan Balasan